.jpg)


.jpg)
.jpg)
.jpg)
Selama ini Voyager 2 diprogram untuk mengirimkan data tentang kondisinya kesehatannya sendiri agar para insinyur di Bumi bisa memperbaiki jika ada masalah.
Semenjak diluncurkan, Voyager 2 dan kembarannya, Voyager 1 ditugasi mengeksplorasi Planet Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.
Dua Voyager ini adalah pesawat manusia dengan daya jelajah paling jauh.
Voyager 1 kini berjarak 10,5 miliar mil dari bumi, dalam lima tahun pesawat ini diharapkan dapat melintasi heliosfer -- gelembung matahari yang terbentuk di tata surya, dan masuk ke lintasan antarbintang.
Sementara, Voyager 2 bergerak mengikuti kembarannya.
Makhluk angkasa luar atau alien dipercaya telah mencoba mengontak manusia di planet bumi. Argumentasi yang masih menjadi perdebatan itu dipercaya ahli yang melihat fenomena pengiriman data tak terbaca oleh Voyager 2, pesawat tak berawak milik NASA, Badan Antariksa Amerika Serikat (AS).
Seperti didiberitakan dari Daily Star, seorang ahli percaya bahwa alien telah membajak pesawat 'penyelidik' Voyager 2 milik NASA. Mereka percaya alien mencoba menghubungi manusia di bumi dengan cara 'membajak' Voyager 2.
Dugaan mencurigakan ini mencuat setelah pesawat yang diluncurkan pada 20 Agustus 1977 itu, mengirimkan pesan yang telah terdistorsi dan tidak terbaca di bumi. Pesan itu dikirim dari jarak 8,6 miliar mil ke Bumi.
Voyager, yang diluncurkan 33 tahun lalu itu memiliki misi untuk mencari tahu kehidupan makhluk hidup selain di bumi. Pakar astronomi Jerman, Hartwig Hausdorf, sangat yakin alien sedang mengirim sinyal transmisi ke bumi.
Saat diluncurkan, Voyager 2 juga 'dibekali' dengan piringan hitam berlapis emas. Piringan hitam untuk alat musik klasik gramofon itu berisi suara-suara atau gambar kehidupan dan keanekaragaman makhluk bumi.
Dalam piringan hitam berlapis emas itu terdapat 55 bahasa manusia di bumi. Piringan hitam itu sengaja dikirim untuk memberikan informasi kepada 'mereka' yang ada di angkasa luar.
Voyager 2 secara rutin mengirimkan informasi ke bumi. Tetapi, pada 22 April lalu, mereka berhenti mengirimkan sinyal transmisi informasi ke bumi, tetapi malah mengirimkan data-data yang tidak terbaca. Voyager 2 mengirim uraian sinyal yang berbelit-belit dan sangat sulit untuk dipahami.
Insinyur NASA sudah berupaya memperbaiki kesalahan transmisi. Tetapi Hausdorf, yang juga penulis buku UFOs-The Are Still Flying, mempunyai dugaan lain. "Mereka mencoba membajak," ujarnya.
Tetapi, orang dalam NASA menyebut itu hanya omong kosong, karena ini kesalahan mesin biasa. "Tapi, bila benar ada makhluk cerdas di luar angkasa itu benar, maka itu merupakan temuan luar biasa. Bila benar, ini akan mengubah dunia," kata seorang insinyur NASA. (fn/v2v) www.suaramedia.com
Noordin M Top Ceramah di Facebook. Berita Terbaru, Noordin M Top, gembong teroris dari Malaysia yang tahun lalu sempat membikin gencar Indonesia ini telah tewas dalam penggerebekan oleh tim Densus 88 di Kampung Kepohsari, Mojosongo, Solo, Jawa Tengah pada 16-17 September tahun lalu.Kini, telah kembali sosok yang mengaku Noordin M Top pada jejaring akun facebook yang bernamakan Asy Syahid Abo Mo’awwidz Noordin M Top.
Pada akun tersebut, terdapat sebuah video yang berisikan ceramah yang berjudulkan “’Hebatnya Jihad! Ceramah Asy Syahid Abo Mo’awwidz Noordin M Top’’. Video itu memiliki durasi selama 19 menit dan berisikan tentang ceramah jihad tanpa dilihatkan penceramahnya, yang ada hanyalah gambar statis pemandangan matahari disela pematang sawah. Dalam video itu berisikan penceramah dalam logat melayu. Suaranya datar, namun tegas dan jelas saat menyebut kata Jihad!. Belum ada data yang kuat apakah suara itu benar-benar dari Noordin M Top yang sudah tewas, namun jika benar mengapa baru-baru ini disebarkan. Gabungan Polri saat melakukan penyelidikan, ditemukan bahwa pemilik akun itu IP Addressnya bukan berasal dari Indonesia namun berasal dari Amerika. Saat ini Polisi Indonesia tengah meminta bantuan Kepolisian Amerika (FBI) untuk menyelidiki lebih lanjut kasus tersebut. Biasanya kalau tentang teroris pasti mereka mau bantu, ujar kepala Mabes Polri Jakarta. Bulan ini, sudah 2 kasus yang berisikan tentang Jihad. Sebelumnya, tulisan Abdullah Sunata kepada Ikhwan Mujahiddin di situs http://7ihadmedia.wordpress.com berisikan tentang teruskan Jihad dan panggul senjata. Namun situs itu langsung ditutup oleh pihak yang berwajib guna menghindari keterpengaruhan. Dalam tulisan tersebut juga membawa-bawa nama mantan petinggi Jamaah Islamiyah Nasir Abbas, disitu diucapkan bahwa janganlah mengikuti ajaran Nasir Abbas. Nasir Abbas sendiri tidak percaya bahwa tulisan itu adalah tulisan Abdullah Sunata.
Penemuan Matahari Baru. Berita Terbaru, Astronom NASA untuk pertama kalinya menemukan planet yang mirip dengan Matahari. Benarkah ada 2 matahari dalam tata surya kita? Memang bintang itu bersinar berwarna kekuning-kuningan namun tidak seterang matahari dan tidak besar seperti matahari melainkan hanyalah bintang katai merah kecil. Bintang katai itu lebih redup dan lebih dingin. Astronomi mengklarifikasi tentang penemuan planet baru yang mirip dengan matahari itu. Mereka menjelaskan bahwa nama planet baru itu adalah planet Gliese 581. Kehadiran Gliese 581 ini disertai dengan penemuan planet yang mengitari Gliese 581. Planet yang disebut-sebut exoplanet ini memiliki kesamaan hampir mirip dengan bumi hanya ukurannya memiliki besar 2 kali lipat dari bumi. Exoplanet itu memiliki suhu yang cocok bagi makhluk hidup yang berkisar antara 0-40 derajat dan air di planet itu masih berbentuk cairan tidak membeku dan sebagian wilayah masih berbentuk batuan jadi planet ini disinyalir planet layak huni manusia. Penemuan ini akan terus dikembangkan oleh para peneliti. Jika memang bisa dijadikan layak huni manusia, planet itu akan dijadikan tempat ruang angkasa.
Penemuan baru-baru ini telah ditemukan yang disebut-sebut sebagai matahari tersebut. Penemuan ini dilihat langsung oleh teleskop Herschel milik Badan Luar Angkasa Eropa (ESA) yang baru diluncurkan tanggal 14 mei 2010 kemarin. Teleskop ini mampu menangkap gelombang-gelombang yang tak bisa dilihta oleh teleskop lain. Calon bintang raksasa ini disinyalir memiliki panas yang lebih daripada matahari. Saat ini bintang itu masih berbentuk embrio dan diperkirakan akan tumbuh terus menjadi bintang raksasa yang pernah ada di galaksi Bima Sakti pada ribuan tahun mendatang. Pertumbuhan bintang ini sebagai ilmu untuk penelitian tentang proses terjadinya bintang dengan menggunakan teleskop herschel.
“Ini merupakan bintang besar yang menciptakan elemen berat seperti besi dan elemen-elemen tersebut akan berada di ruang antar bintang. Dan karena bintang-bintang besar mengakhiri hidup mereka dengan ledakan supernova, mereka juga menyuntikkan energi besar ke galaksi,” ungkap ilmuwan teleskop herschel.